You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Duwet
Desa Duwet

Kec. Wates, Kab. Kediri, Provinsi Jawa Timur

Menu Layanan Mandiri untuk sementara belum bisa difungsikan karena proses migrasi data, info lebih lanjut hubungi admin —-Pemerintah Desa Duwet——

Aturan Pencatatan Nama dalam Dokumen Kependudukan

Administrator 27 Mei 2022 Dibaca 74 Kali
Aturan Pencatatan Nama dalam Dokumen Kependudukan

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi mengeluarkan aturan baru terkait pencatatan nama pada dokumen kependudukan. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 73 tahun 2022 yang ditetapkan oleh Bapak Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., pada Tanggal 11 April 2022, diundangkan dan berlaku mulai tanggal 21 April 2022.

Dalam  peraturan baru tersebut, terdapat 3 larangan yang tertera pada pasal 5 ayat 3, yaitu Tata cara Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan dilarang:

a. disingkat, kecuali tidak diartikan lain;

b. menggunakan angka dan tanda baca; dan

c. mencantumkan gelar pendidikan dan keagamaan pada akta pencatatan sipil.

Contohnya untuk penulisan nama Muhammad yang tidak boleh disingkat menjadi Muh, Moch, dan M, ataupun seseorang yang memiliki nama Abdul, kini juga tidak boleh disingkat menjadi Abd sebagaimana sebelumnya. 

Ketiga aturan yang dimaksud, selain tidak boleh menyingkat nama, larangan lain dalam peraturan baru ini sendiri yaitu penulisan nama juga tidak diperbolehkan menggunakan tanda baca seperti petik.

Sedangkan peraturan yang ketiga ialah tidak diperkenankan mencantumkan gelar apapun dalam akta pencatatan sipil seperti gelar pendidikan ataupun keagamaan. 

Lebih lanjut, adapun dokumen kependudukan yang dimaksud dalam peraturan ini ialah terdiri dari Kartu Keluarga, Biodata Penduduk, Kartu Identitas Anak,  Surat Keterangan Kependudukan, Kartu Tanda Penduduk Elektronik serta Akta Pencatatan Sipil.

Aturan nama yang baru minimal 2 kata, maksimal 60 huruf termasuk spasi, dan mudah dibaca, tidak multitafsir serta tidak menimbulkan makna negatif. Untuk penggunaan nama satu kata masih berlaku asal melakukan pencatatan sebelum aturan ini berlaku.

[berbagai sumber/Lina]

 

Info lebih lanjut silakan klik tautan berikut :

https://www.instagram.com/p/CeDH9gyFfzJ/?igshid=NWRhNmQxMjQ=

https://www.instagram.com/p/CeDIEIuF20N/?igshid=NWRhNmQxMjQ= 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image